Senin 18 Sep 2023 04:19 WIB

Paparkan Upaya Kurangi Efek Rumah Kaca, Teknologi PPLI  Terapkan Ekonomi Sirkular

Sosialisasi pengurangan emisi gas rumah kaca terus dilakukan.

PPLI berpartisipasi dalam Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan.
Foto: Dok Republika
PPLI berpartisipasi dalam Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus berupaya memperkuat sosialisasi pengurangan emisi gas rumah kaca. Hal ini menjadi salah satu tema diskusi dalam ajang Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan (LIKE) Road to COP 28 yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 28 September 2023 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno.

Industri pengolah limbah bahan berbahaya dan beracun(B3) PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam kesempatan itu menjadi salah satu pembicara bersama sejumlah narasumber lainnya seperti APRIL, PLN dan INALUM.

Baca Juga

Dalam kesempatan tersebut, Manager Research and Bussiness Development PPLI Dr Lely Fitriyani memaparkan tentang realisasi komitmen perusahaannya dalam upaya mendukung program penurunan emisi gas rumah kaca. 

"Sejak PPLI berdiri tahun 1994  sudah menerapkan ekonomi sirkular dalam pengelolaan limbah B3 maupun non B3 dan masih terus dilakukan hingga saat ini," ujar Lely.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan apresiasi atas kiprah PPLI selama ini dalam turut mencegah kerusakan lingkungan dan menurunkan emisi gas rumah kaca. "Dengan teknologi dan fasilitas yang dimiliki, PPLI telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kelestarian alam dari potensi pencemaran lingkungan akibat limbah B3 maupun non B3 yang dihasilkan industri," ujar anak buah Menteri LHK, Siti Nurbaya tersebut.

Dalam ajang Festival LIKE Road to COP 28 tersebut, selain sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar pada hari pertama kegiatan, perusahaan yang 95 persennya dimiliki oleh Perusahaan asal jepang DOWA Ecosystem Co Ltd tersebut juga berpartisipasi dalam pamerannya di tempat yang sama.

Pantauan di lokasi, booth milik PPLI menampilkan sampel olahan limbah yang dimanfaatkan serta sejumlah penghargaan dan Proper Hijau yang diperoleh dari Dinas LHK  dan Kementerian LHK RI. Di hari pertama pameran, booth PPLI sempat dikunjungi oleh Menteri LHK RI, Siti Nurbaya dan Mensesneg Pratikno. "Hari kedua Festival LIKE hari ini, Wamen LHK juga menyempatkan diri melihat booth kami," ujar staf PPLI, Alvian.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement