Rabu 02 Aug 2023 12:02 WIB

Jangan Sering Taruh Laptop di Pangkuan, Ini Alasannya

Gunakan laptop dengan tepat agar tidak berdampak pada kesehatan.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Natalia Endah Hapsari
Perlu diketahui cara pemakaian yang tepat supaya penggunaan laptop dalam keseharian tidak berimbas pada kesehatan.
Foto: www.freepik.com
Perlu diketahui cara pemakaian yang tepat supaya penggunaan laptop dalam keseharian tidak berimbas pada kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang lebih memilih pemakaian laptop dibanding PC desktop dengan alasan kepraktisan. Namun, perlu diketahui cara pemakaian yang tepat supaya penggunaan laptop dalam keseharian tidak berimbas pada kesehatan.

Walaupun namanya "laptop" (dalam bahasa Inggris, lap artinya pangkuan), sangat tidak disarankan memakai laptop sambil memangkunya. Laptop tidak benar-benar dirancang untuk digunakan di pangkuan karena sejumlah alasan penting. 

Baca Juga

Dikutip dari laman Mirror, Rabu (2/8/2023), ada beberapa risiko medis yang mungkin terjadi jika memakai laptop sambil diletakkan di pangkuan dalam waktu yang lama. Risiko itu termasuk sakit leher, sakit punggung, serta erythema ab igne (EAI). 

EAI atau sindrom kulit terbakar ditandai dengan ruam yang parah. Reaksi kulit itu dapat terjadi akibat paparan berulang dan lama terhadap radiasi infra merah atau panas tingkat rendah. Ruam tersebut bisa dibarengi dengan rasa gatal dan sensasi terbakar. 

Untuk pria, ada beberapa teori bahwa meletakkan laptop di pangkuan dapat meningkatkan risiko masalah kesuburan dan kanker testis. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan hubungan langsung antara panas dari laptop dan efek tersebut. 

Selain potensi risiko kesehatan, alasan lain untuk tidak menggunakan laptop di pangkuan adalah potensi kerusakan perangkat. Laptop mengandalkan serangkaian kipas kecil yang mengalirkan udara melalui ventilasi agar komponennya tetap dingin dan berfungsi. 

Menggunakan laptop di pangkuan dapat memblokir ventilasi kipas tersebut, membuat perangkat menjadi sangat panas setelah lama berada di posisi ini. Terus melakukannya dalam jangka panjang akan membuat laptop berfungsi kurang efisien dan beberapa komponen menjadi rusak.

Spesialis produk TI di LG, Thomas Epps, menyampaikan bahwa penggunaan laptop di atas permukaan lunak (termasuk di atas pangkuan), juga dapat berpengaruh pada masa pakai baterai. Pasalnya, permukaan lunak dapat menutupi ventilasi udara dan mencegah kipas laptop berfungsi dengan baik. "Itu dapat menyebabkan panas berlebih dan mengurangi masa pakai baterai," kata Epps. 

Pilihan terbaik adalah menggunakan laptop sambil meletakkannya di meja atau permukaan keras. Lebih baik lagi memakai dudukan khusus laptop sehingga semua kipas bekerja dan ada ventilasi yang baik. Ada juga aksesori bantalan pendingin yang membantu jika pengguna secara teratur menjalankan aplikasi haus daya seperti gim video, Photoshop, atau program pengeditan film. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement