Jumat 28 Jul 2023 14:14 WIB

Pertama dalam 24 Tahun, NASA Kehilangan Kontak dengan ISS

Ini merupakan kali pertama kontak antara NASA dan ISS terputus sejak diluncurkan.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Natalia Endah Hapsari
 NASA sempat kehilangan kontak dengan International Space Station (ISS) akibat adanya masalah listrik di area Johnson Space Center di Houston, Amerika Serikat./ilustrasi
Foto: EPA-EFE/CJ GUNTHER
NASA sempat kehilangan kontak dengan International Space Station (ISS) akibat adanya masalah listrik di area Johnson Space Center di Houston, Amerika Serikat./ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---NASA sempat kehilangan kontak dengan International Space Station (ISS) akibat adanya masalah listrik di area Johnson Space Center di Houston, Amerika Serikat.

Ini merupakan kali pertama kontak antara NASA dan ISS terputus sejak ISS diluncurkan sekitar 24 tahun lalu pada 1998.Masalah listrik yang terjadi di Johnson Space Center berlangsung selama sekitar 20 menit. 

Baca Juga

Komunikasi antara NASA dan ISS baru kembali normal sekitar 90 menit setelah masalah listrik di Johnson Space Center teratasi. ISS merupakan stasiun luar angkasa yang terletak di orbit rendah bumi dengan ketinggian sekitar 410 km di atas bumi. Stasiun luar angkasa ini dioperasikan secara bersama-sama oleh banyak negara dan institusi.

Saat ini, ada tujuh astronot yang sedang berada di dalam ISS. Para astronot ini berasal dari Amerika Serikat, Rusia, Jepang, dan European Space Agency. Selama di ISS, para astronot bertugas melakukan serangkaian percobaan ilmiah dan aktivitas eksplorasi.

Sejak diluncurkan pada 1998, komunikasi antara NASA dan ISS tidak pernah terputus. Gangguan komunikasi di antara NASA dan ISS baru terjadi untuk pertama kalinya pada Rabu (26/7).Meski komunikasi sempat terputus, NASA mengungkapkan bahwa masalah listrik yang terjadi di Johnson Space Center tidak membahayakan astronot dan ISS.

Menurut manajer program ISS, Joel Montalbano, NASA akan menginvestigasi dan mempelajari kegagalan komunikasi ini."Ini murni masalah yang terjadi di bumi, baik astronot maupun stasiun luar angkasa tak mengalami kendala," ujar Montalbano, seperti dilansir GizChina pada Jumat (28/7/2023).

Saat komunikasi terputus, NASA mencoba dua cara lain untuk mengontak para astronot di ISS. Di samping itu, mereka juga mencoba sistem komunikasi dari Rusia untuk melakukan kontak dengan para astronot di ISS.

Sistem komunikasi dari Rusia merupakan sistem komunikasi cadangan yang dapat menghubungkan NASA dan ISS. Dengan menggunakan sistem dari Rusia inilah, NASA bisa mengontak dan memastikan keamanan para astronot selama masalah listrik berlangsung di Johnson Space Center.

Situasi serupa juga pernah terjadi saat misi pendaratan bulan Apollo 11. Kala itu, astronot Michael Collins kehilangan kontak dengan bumi saat berada di area belakang bulan. Gangguan komunikasi ini terjadi ketika astronot Neil Armstrong dan Buzz Aldrin sedang melakukan eksplorasi bersejarah di bulan.

Kabar baiknya, gangguan komunikasi yang terjadi antara NASA dan ISS hanya berlangsung sebentar. Meski begitu, insiden ini dapat menjadi pengingat bahwa gangguan komunikasi bisa terjadi, meski dengan stasiun luar angkasa yang hanya berjarak sekitar 410 km di atas bumi. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement