Kamis 13 Apr 2023 06:29 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat

Waspadai potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah di Indonesia pada Kamis./ilustrasi
Foto: Flickr
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah di Indonesia pada Kamis./ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah di Indonesia pada Kamis.

Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan provinsi yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dapat terjadi di Aceh, Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta.

Baca Juga

Kemudian, Gorontalo, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku.

Lalu, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Sumatra Utara.

Sebelumnya, BMKG mengimbau masyarakat pesisir agar waspada potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan pada 12-13 April 2023.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo.

Ia mengatakan pola angin di wilayah Indonesia menjadi salah satu yang menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang laut.

Ia mengemukakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari barat laut-timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 3-25 knot. "Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Laut Flores, perairan P. Sumba, perairan Kupang-P. Rotte, dan Samudra Hindia Selatan NTT," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement