Senin 14 Feb 2022 17:50 WIB

Airlangga: 15 WNA Positif Covid-19 Saat Pramusim MotoGP Mandalika

Karantina sistem buble dinilai terbukti bisa dipertahankan sampai selesai.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ilham Tirta
Sejumlah kru MotoGP berada di area pit box di Pertamina Mandalika International Street Circuit di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Menurut ITDC bersama MGPA  bahwa total  tiket yang sudah terjual hingga hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 (12/2) mencapai 17 ribu dan masih tersedia sebanyak 46 ribu tiket dari berbagai kelas.
Foto: ANTARA/Ahmad Subaidi
Sejumlah kru MotoGP berada di area pit box di Pertamina Mandalika International Street Circuit di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Menurut ITDC bersama MGPA bahwa total tiket yang sudah terjual hingga hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 (12/2) mencapai 17 ribu dan masih tersedia sebanyak 46 ribu tiket dari berbagai kelas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang juga Koordinator PPKM Luar Jawa Bali menyampaikan laporan hasil monitor Covid-19 pada saat tes pramusim MotoGP di Mandalika 11-13 Februari, kemarin. Ia mengungkapkan, perkembangan kasus dari hasil pembalap maupun hasil lab PCR membuktikan karantina sistem buble bisa terus dipertahankan sampai Ahad (13/2), malam.

"Sementara dari segi official jurnalis vendor termonitor 15 WNA positif, namun tidak bergejala dan saat ini sedang diisolasi," ujar Airlangga dalam konferensi pers rapat terbatas tentang PPKM, Senin (14/2).

Baca Juga

Namun, Airlangga mengatakan, secara keseluruhan pelaksanaan pramusim MotoGP di KEK Mandalika berlangsung secara aman dan lancar tanpa kendala yang signifikan. Saat ini, kata Airlangga, pemerintah sedang menggencarkan vaksinasi di Pulau Lombok.

Untuk Kota Mataram, capaian vaksinasi dosis pertama sudah lebih dari 114 persen dan 81,4 persen untuk dosis kedua. Sementara Lombok Tengah vaksin pertamanya 90,82 persen dan vaksin kedua 68 persen.

"Secara keseluruhan di NTB 90,26 persen dan vaksin kedua 61,4 dan ini akan terus ditingkatkan sampai menuju MotoGP di bulan Maret nanti," kata dia.

Sementara, untuk kasus Covid-19 di wilayah NTB saat ini sudah melampaui kasus saat varian delta, yaitu hariannya 549 kasus. Namun, kenaikan kasus ini tidak diikuti peningkatan kasus perawatan di rumah sakit, yakni 273 yang dirawat. "Saat delta kemarin, rumah sakitnya bisa mencapai 820 pasien," kata dia.

Begitu juga di Papua yang kasusnya sudah 615 pesien, namun di rumah sakitnya masih 119 pasien. Padahal pada saat delta yang lalu bisa mencapai 618 di rumah sakit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement