REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tepat 12 bulan yang lalu, Sony meluncurkan desain konsep kendaraan listrik (EV) Vision -S 01. Sony saat ini memang dikenal sebagai perusahaan yang lebih terkenal dengan televisi (TV) hingga kamera dibandingkan mobil yang mutakhir.
Setahun lalu, Sony baru saja mengumumkan bahwa mereka bisa memasuki industri EV. Berbicara selama keynote Sony di CES pada Selasa (4/1/2022), presiden dan CEO Sony Kenichiro Yoshida mengumumkan peluncuran perusahaan baru bernama Sony Mobility Inc, yang ditugaskan untuk mengeksplorasi kemungkinan peluncuran secara komersial EV Sony. Mobil itu bukan hanya satu melainkan dua yakni Vision S-01 dan Vision S-02.
EV konsep kedua Sony, SUV tujuh kursi meluncur di atas panggung untuk menggantikan sedan yang diungkap perusahaan tersebut tahun lalu dan yang sudah menjalani uji coba di jalan.
"Vision-S telah dikembangkan atas dasar keamanan, kemampuan beradaptasi, dan hiburan," kata Yoshida kepada audiensnya di Las Vegas, seperti dikutip dari laman Digital Trends, Rabu (5/1).
Untuk keamanan, model ini dilengkapi 40 sensor buatan Sony yang dipasang di dalam dan di luar kendaraan yang dirancang untuk mengawasi segala sesuatu yang terjadi. Rencananya, produksi EV Sony akan segera hadir di dealer dalam waktu dekat. Ini menjadi perkembangan yang menarik dalam industri yang bersiap untuk ekspansi di tahun-tahun mendatang.
Rekomendasi
-
Sabtu , 14 Feb 2026, 22:17 WIB
Hankook Tire Donasikan 144 Unit Ban untuk Armada Layanan Publik Kabupaten Bekasi
-
-
Sabtu , 14 Feb 2026, 21:23 WIBKemitraan SPKLU sebagai Jalan Masa Depan
-
Sabtu , 14 Feb 2026, 00:22 WIBKemenhub dan KNKT Rilis Hasil Investigasi Kecelakaan Jetour T2 yang Terbakar di Tol Jagorawi
-
Jumat , 13 Feb 2026, 22:34 WIBJetour X70 Plus Unjuk Gigi di IIMS 2026, SUV 7 Seater Harga Rp 360 Jutaan
-
Jumat , 13 Feb 2026, 22:15 WIBChery Gaspol pada 2026: Siap Luncurkan 7 Model Baru dan Tambah 120 Dealer
-